Foto: I Nengah Senantara, bakal caleg dari Partai NasDem yang tarung ke DPR RI Dapil Bali dengan nomor urut satu (1) terus berbagi dengan masyarakat.

Denpasar, SuaraRestorasi.com

I Nengah Senantara, bakal caleg dari Partai NasDem yang tarung ke DPR RI Dapil Bali dengan nomor urut satu (1) terus bergerak turun di tengah-tengah masyarakat dan melakukan berbagai aksi nyata dengan spirit “Senantara Peduli Senantara Berbagi.”

Sementara terkait strateginya untuk mendulang suara dan bisa lolos ke DPR RI, Senantara mengaku telah masuk ke daerah-daerah yang memang belum ada basisnya. Sehingga mendapatkan suara 150 ribu sebagai syarat lolos ke DPR RI adalah hal yang mudah bagi Senantara. Kuncinya adalah kerja keras.

“Bali pemilih nya berapa? Kita cuman perlu suara 150 ribu. Tidak usah berperang dengan teman. Tidak usah berperang dengan eksternal. Kalau kita bisa bekerja keras, turun langsung ke masyarakat dengan kepedulian dan aksi nya ta, saya yakin dapat itu,” ungkap Senantara belum lama ini.

Senantara mengaku justru menghindari daerah-daerah yang memang sudah menjadi basis warna-warna tertentu. Strategi ini disebut Senantara sebagai Ilmu Elang.

Menurut Senantara elang tersebut akan mencari makan disaat yang lainnya sudah tidur. Sehingga mangsa yang didapat adalah mangsa berkualitas. “Artinya begini. Saya bergerak di saat orang tidur. Saya berlari di saat orang bergerak. Saat orang bergerak, saya sudah ada garis finis untuk mencari kemenangan. Itu lah Senantara,” ungkap yang berlatar belakang pengusaha sukses di bidang pariwisata dan BPR ini.

Pengusaha dermawan yang tidak lelah berbagai dengan spirit Senantara Peduli Senantara Berbagi” ini lantas mengatakan pergerakan awal yang dilakukan dirinya dan Partai Nasdem sangat efektif untuk meraih kemenangan. Karena menurut Senantara, jika pergerakan dilakukan bersamaan dengan partai-partai besar justru kedepannya akan sulit bersaing. Namun sebaliknya jika sudah melalukan pergerakan di awal maka segala sesuatunya akan menjadi lebih mudah. Inilah konsep perjuangan Senantara di Partai NasDem

“Pada saat akhir nanti partai-partai besar mulai bergerak, kita sudah bergerak, tapi sudah kelihatan. Tapi kalau kita bergerak bersamaan dengan partai besar, kita partai kecil tidak kelihatan,” kata Senantara yang mengaku totalitas berjuang ke DPR RI juga untuk mewujudkan Ajeg Bali ini.

Dengan pergerakan yang hampir 1,5 tahun, nama Senantara di seluruh Bali sudah cukup dikenal sebagai salah satu calon DPR RI dari Partai NasDem. Menurutnya tidak ada suatu yang absolut di politik. Namun Senantara sudah membentuk chemistry dihampir semua anggota Dewan dari partai NasDem di Bali. Dengan popularitas tersebut Senantara semakin optimis bisa merebut kursi DPR RI.

“Kedatangan saya, justru diapresiasi. Dan bahkan begitu saya awal memasang baliho di seluruh Bali, ada 15 titik. Pada saat itu saya belum memunculkan simbolnya NasDem, Karangasem sudah mulai melirik. Mudah-mudahan nama ini mau masuk ke Nasdem. Artinya apa, daya pikatnya cukup bagus seorang Senantara masuk ke NasDem. Jadi, saya pikir, mudah-mudahan, yang di atas merestui, saya bisa lolos ke Senayan,” paparnya.

Di sisi lain Senantara juga mengaku tidak gentar, tidak takut sedikitpun dengan persaingan untuk bertarung memperebutkan kursi DPR RI walaupun ada nama tokoh-tokoh besar, incumbent dan bahkan mantan kepala daerah.

Senantara menegaskan tidak gentar, tidak akan mundur selangkahkan pun karena dirinya merupakan tipe petarung. Dengan adanya persaingan ia justru lebih membangkitkan semangatnya. Dirinya pun sangat optimis Partai NasDem Bali bisa pecah telur 1 kursi ke DPR RI.

Spirit Senantara yang berlatar belakang pengusaha sukses kemudian masuk ke partai politik dan akhirnya memutusnya nyaleg ke DPR RI lewat Patai NasDem adalah untuk mencari teman, saudara dan sahabat. Jadi tidak ada istilah saling gesek-gesekkan atau gontok-gontokan.

Ketika nanti terpilih di DPR RI, Senantara menegaskan secara umum dirinya ingin berbuat untuk Bali secara lebih luas karena seperti diketahui bersama bahwa Bali hanya memiliki adat, budaya dan tradisi. Dia ingin ajeg Bali benar-benar bisa terwujud.

“Secara umum saya ingin berbuat untuk Bali secara lebih luas karena seperti diketahui bersama bahwa Bali hanya memiliki adat, budaya dan tradisi. Inilah nantinya yang akan menjadi poin saya untuk berjuang semaksimal mungkin ke DPR RI sehingga adat, budaya dan tradisi ini menjadi salah satu perjuangan agar mendapat perlindungan dari segi hukum, dan mendapat anggaran yang memadai untuk bisa tumbuh dan berkembang dikemudian hari sehingga Bali tetap ajeg dan bisa diwariskan ke generasi-generasi berikutnya,” pungkas Senantara. (sr)

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *