Foto: Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Jakarta, SuaraRestorasi.com

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Irma Suryani mengajak organisasi profesi kesehatan untuk memahami poin-poin pembahasan RUU Kesehatan yang sedang digodok pemerintah dan DPR RI.

Ia mengingatkan agar semua tenaga kesehatan tidak terprovokasi dengan isu negatif terkait RUU tersebut. Irma menilai RUU Kesehatan yang tengah dibahas untuk melindungi semua kepentingan, termasuk tenaga kesehatan (nakes).

“Pernyataan yang disampaikan selama ini karena mereka tidak tahu isi RUU Kesehatan yang sebenarnya. Mereka cuma dapat info sepotong-sepotong. Padahal RUU ini justru untuk melindungi rakyat dan paramedis,” kata Irma dalam keterangannya, Senin (8/5).

Irma membantah isu yang disebut menjatuhkan bahkan merendahkan nakes dalam pembahasan RUU Kesehatan.

Menurutnya, RUU Kesehatan akan memperjelas fungsi dan peran paramedis dalam bekerja untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Tidak hanya itu, beleid ini juga bakal memberikan perlindungan pada paramedis.

“Tidak benar ada kapitalisasi dan liberalisasi kesehatan. Apalagi kriminalisasi dokter dan paramedis, hoaks semua itu. Justru RUU ini memperjelas tata kelola, perlindungan dan kesejahteraan paramedis,” imbuhnya.

Lebih lanjut legislator Partai NasDem dari Dapil Sumatra Selatan II (Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Muaraenim, Lahat, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, dan Penukal Abab Lematang Ilir) ini mengatakan, RUU Kesehatan akan melindungi organisasi profesi. Bahkan kedudukan organisasi jelas untuk melindungi, menyejahterakan dan meningkatkan kompetensi anggota.

Namun, jelas Irma, kedudukan organisasi profesi adalah sebagai operator, bukan sebagai regulator. Nantinya, operator akan menjadi kontrol sistem yang efektif terhadap regulator atau regulasi yang dibuat pemerintah, sehingga berdampak bagi anggotanya.

“Kalau operator ingin jadi regulator, jeruk makan jeruk dong. Bahkan, di RUU ini pemerintah dan parlemen sepakat untuk mempermudah rakyat sekolah kedokteran, memperbaiki alat kesehatan di semua rumah sakit dan memperbaiki servis rumah sakit, dokter dan BPJS Kesehatan untuk rakyat,” pungkas Irma. (sr)

Bagikan Artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *